KARAKTERISTIK ORANG BERILMU : Kelebihan Orang Berilmu


KARAKTERISTIK ILMUWAN (ORANG BERILMU) DALAM PANDANGAN
AL-QURAN
 Q.S. AL-ANKABUT AYAT 43
Disusun guna memenuhi tugas
Mata Kuliah                : Tafsir Tarbawi
Dosen Pengampu        : Muhammad Hufron,M.S.I


Disusun oleh:
Setiyo Budi S (2117049)
Kelas : D

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM (IAIN)
PEKALONGAN
2018






                                                            BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang
Dengan adanya ilmu, manusia dapat tertata hidupnya dan ilmu adalah kunci utama dasar kehidupan di dunia dan akhirat. Allah memerintahkan manusia untuk mencari ilmu meskipun sampai ke negeri chinadan orang yang  dalam hidupnya senantiasa mencari ilmu dengan ikhlas dan diniatkan untuk beribadah kepada Allah SWT akan mendapatkan keberkahan dan kebahagiaan dalam kehidupannya di dunia dan akhirat.
Dan orang yang berilmu memiliki keistimewaan-keistimewaan dan kelebihan kelebihan dibandingkan orang yang tidak berilmu. Mengapa demikian, karena dalam proses mencari ilmu tentu diperlukan perjuangan dan perngorbanan yang meliputi tenaga (fisik), akal (pikiran), ketekunan (keseriusan), dan waktu.


B.     Rumusan Masalah
Dengan ini maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :
1.      Apa definisi orang yang berilmu dan ilmu?
2.      Bagaimana dalil tentang keistimewaan orang yang berilmu?
3.      Apa saja keistimewaan orang yang berilmu?


C.    Tujuan
Dengan ini maka dapat disimpulkan tujuan dan penjabarannya sebagai berikut :
1.untuk mengetahui pengertian orang berilmu dan ilmu
2.Untuk mengetahui dalil keistimewaan orang berilmu
3.Untuk mengetahui berbagai keistimewaan orang yang berilmu



BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Orang Berilmu dan Ilmu
Orang berilmu adalah orang yang memiliki pengetahuan dan wawasan dimana telah membekali dirinya dengan ilmunya sehingga dapat berguna untuk dirinya sendiri dan orang lain.
Sedangkan Ilmu memberi pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem dan dapat digunakan untuk menerangkan gejala-gejala di bidang pengetahuan. Ilmu  juga berfungsi sebagai cahaya yang menerangi setiap orang, dengan ilmu jalan hidup ini akan terang. Sebaliknya juga orang tanpa ilmu akan merasakan hidup ini dalam keadaan gelap gulita. Mengkaji ilmu juga merupakan pekerjaan yang mulia, maka orang yang keluar dari rumahnya untuk mengkaji dan mencari ilmu dengan didasari iman kepada Allah, maka semua yang ada di bumi akan mendoakannya termasuk ikan yang ada dilautan. Dan orang yang suka mencari ilmu akan mendapatkan pertolongan Allah, karena Allah suka menolong orang yang bersusah payah menjalankan kewajiban agama. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ilmu merupakan sarana untuk mengungkap, mengatasi, menyelesaikan dan menjawab persoalan yang sedang dihadapi dalam hidup dan kehidupan manusia.[1]
Allah juga mengancam kepada umat Islam yang tidak mencari, memelihara, mengamalkan dan menyebarkan ilmu yang dimilikinya. Selain itu, bagi umat Islam yang telah menyebarkan ilmunya sehingga bermanfaat bagi orang lain maka akan mendapatkan pahala yang tiada henti meskipun orang tersebut telah meninggal dunia[2].






B.     Dalil tentang Keistimewaan Orang Berilmu
الْعَالِمُونَ ۖ إِلَّا يَعْقِلُهَا وَمَا لِلنَّاسِ نَضْرِبُهَا الْأَمْثَالُ وَتِلْكَ
Artinya : “Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu .
Tafsirannya : Sesungguhnya terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang mukmin, dimana hanya orang-orang  telah membekali dirinya dengan ilmu yang bisa mengetahuidan membaca tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Dan menurut ayat tersebut, Allah menjelaskan faidah pembuatan perumpamaan bagi manusia, dan bahwa hakikat perumpamaan itu hanya bisa dipahami oleh orang-orang berakal yang mampu memahami batin dan lahir serta rahasia dan kenyataan pembicaraan atau secara singkatnya ialah mereka orang-orang yang berilmu.[3]

C.    Keistimewaan Orang Berilmu
Keistimewaan dan keutamaan orang berilmu diantara sebagai berikut :
1.      Mengetahui kebenaran tentang suatu hal yang menjadikan tuntunan hidup di dunia maupun tuntunan di akhirat kelak nanti
2.      Mampu mengetahui kebesaran dan kekuasaan Allah yang diturunkan kepada Manusia.
3.      Memiliki derajat yang tinggi dihadapan Allah.
4.      Mampu membekali dirinya sendiri hidup di dunia dan akhirat.
5.      Hidupnya merasa dikelilingi cahaya dan tau arah tujuan dan  tidak gelap gulita hidupnya yang tak tau arah
6.      Mampu berfikir luas dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari
7.      Mampu bersikap bijaksana dalam menghadapi suatu permasalahan.[4]


BAB III
PENUTUP
A.    SIMPULAN

Orang berilmu adalah orang yang senantiasa mencari,menambah wawasannya mengenai sesuatu hal/ilmu yang khususnya pada pembahasan makalah ini dalam konteks ilmu agama. Orang tersebut mencari pengetahuannya melalui berbagai sumber sumber pengetahuan dalam agama Islam khususnya melalui Al-Qur’an dan As-Sunnah.
 Tentu dalam penerapannya tidak dapat serta merta dipelajari mutlak secara individu, karena dalam memahami suatu ilmu tentu saja diperlukan bimbingan oleh seseorang yang telah mumpuni atau memiliki pemahaman yang sangat luas dan disertai dengan akhlak atau kepribadian yang pantas untuk dijadikan panutan atau teladan bagi orang lain. Meskipun dalam kegiatan mencari ilmu tersebut menemui banyak kendala atau rintangan namun setimpal dengan apa yang telah dijanjikan oleh Allah SWT bagi orang-orang yang senantiasa mengisi kehidupannya dengan mencari ilmu , sehingga menjadi manusia yang bermanfaat bagi dirinya sendiri dan orang lain.
Bahkan Allah juga mengancam kepada umat Islam yang tidak mencari, memelihara, mengamalkan dan menyebarkan ilmu yang dimilikinya. Selain itu, bagi umat Islam yang telah menyebarkan ilmunya sehingga bermanfaat bagi orang lain maka akan mendapatkan pahala yang tiada henti meskipun orang tersebut telah meninggal dunia.






DAFTAR PUSTAKA

Ahmad Mustofa Al-Maraghi, Tafsir Al-Maraghi. Semarang: CV Toha Putra.1993.
Bukhori Umar, Hadis Tarbawi  dalam perspektif Hadis. Jakarta: PT Sinar Grafika Offset. 2012.
Juwariyah, Hadis Tarbawi. Yogyakarta: Teras. 2010



[1] Juwariyah, Hadis Tarbawi. (Yogyakarta: Teras, 2010), hlm 139-140.
[2] Bukhori Umar, Hadis Tarbawi Pendidikan dalam Perspektif Hadis (Jakarta: PT Sinar Grafika Offset. 2012). Hlm.      21-22.
[3] Al-Maraghi, Ahmad Mustofa, Terjemah Tafsir Al-Maraghi, Semarang : Karya Toha Putra, 1993, hlm 234-235
[4] Op Cit., Bukhori Umar, hlm.22

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "KARAKTERISTIK ORANG BERILMU : Kelebihan Orang Berilmu "

Posting Komentar